Berita 1945

Berita Digital Terbaru Update Setiap Hari

domino online

Bupati Boyolali Dilaporkan, Bawaslu Pertanyakan Apa Masuk Timses?

Bupati BoyolaliSeno Samodro dilaporkan ke Bawaslu RI karena dianggap mengajak massa membenci dan menghina calon presiden Prabowo Subianto. Bawaslu mengatakan pihaknya akan mencari tahu apakah terdapat pelanggaran yang dilakukan.

“Saya belum bisa mengatakan apakah ini melanggar atau tidak, sebelum memberikan penilaian atas peristiwa itu,” ujar anggota Bawaslu, Ratna Dewi Pettalolo, di kantor Bawaslu, Jl MH Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa (6/11/2018).

domino online

Ratna mengatakan pelanggaran kampanye dapat dikategorikan bila disampaikan oleh peserta atau tim kampanye dan dalam aktivitas kampanye. Jadi, menurutnya, Bawaslu juga perlu mencari tahu apakah Seno masuk tim kampanye.

domino qq

“Larangan itu kan kalau itu aktivitas kampanye, jadi harus dinilai dulu itu aktivitas kampanye atau bukan atau itu semacam gerakan masyarakat yang tidak dilakukan peserta pemilu, tim kampanye, atau pelaksana kampanye,” kata Ratna.

“Apakah dia tim kampanye atau pelaksana kampanye,” sambungnya.

Ratna mengatakan kampanye hanya bisa dilakukan oleh pihak yang ditunjuk peserta pemilu. Menurutnya, hal ini sesuai dengan definisi yang diatur dalam Undang-Undang Pemilu.

“Kalau kita kembali ke definisi dalam ketentuan umum, kampanye itu adalah aktivitas yang dilakukan peserta pemilu atau pihak yang ditunjuk oleh peserta pemilu. Pihak yang ditunjuk ini adalah pihak yang didaftarkan di KPU,” kata Ratna.

Sebelumnya, Advokat Pendukung Prabowo melaporkan Bupati Boyolali Seno Samodro kepada Bawaslu RI. Seno dianggap mengajak massa membenci dan menghina calon presiden Prabowo Subianto.

Seno melakukan hal tersebut saat demonstrasi aksi bela ‘Tampang Boyolali’ pada Minggu (4/11) di gedung Balai Sidang Mahesa, Boyolali, Jawa Tengah. Saat berpidato, Seno mengucapkan umpatan untuk Prabowo.

“Ujaran kebencian, dia menyebut Pak Prabowo itu a**. A** kan dalam Jawa, kita ketahui kan kasar. Itu salah satu ujaran kebencian untuk membenci Pak Prabowo dan memprovokasi,” ucap kuasa hukum Advokat Pendukung Prabowo, Hanfi Fajri, (5/11).

Selain itu, Seno dianggap menggunakan kekuasaan sebagai bupati untuk mempengaruhi masyarakat. Kader PDIP itu juga dilaporkan ke Bareskrim Polri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita 1945 © 2017 Frontier Theme
error: Content is protected !!