domino online

Kementerian BUMN Berharap Merpati Airlines Tidak Pailit Lagi

Merpati Airlines – Kementerian BUMN inginkan tidak inginkan harus rela kehilangan PT Merpati Nusantara Airlines (MNA) andai Pengadilan Niaga Surabaya menyimpulkan pailit.

Deputi Bidang Rekstrukturisasi dan Pengembangan Usaha Kementerian BUMN Aloysius Kiik Ro menyatakan bahwa keputusan tersebut paling memukul pihak Kementerian BUMN.

“Itu pertanyaan yang sentimental isu, pasti kita menyayangkan, namun bahwa ini masa kemudian yang bukan mencari dalil tapi bahwa memang telah terlalu dan bukan yang tidak gampang mengelola bisnis airlines, tetapi bila manfaat dan mudarat tersebut lebih besar guna diteruskan menurut keterangan dari kreditur ya anda ikuti saja,” kata Aloy.

Aloy menyebut, usai adanya keputusan pailit maka Kementerian BUMN juga akan menuntaskan segala penjualan aset akan dilaksanakan sesuai formalitas yang berlaku.

“Ya anda ikuti sesuai formalitas pailit, bila memang kreditur tidak percaya bagaimana,” jelas dia.

Dari hasil penjualan aset, maka utang yang telah ditanggung bakal dibayarkan secara proporsional. Sebab, nilai penjualan aset Merpati dijamin jauh lebih kecil dikomparasikan nilai utangnya.

Di samping itu, kata Aloy, Merpati pun bakal hilang dari jajaran perusahaan pelat merah alias bukan lagi menjadi BUMN.

“Ya tegasnya laksana itu,” ungkap dia.

Dapat diketahui, Rabu kelak tanggal 14 November 2018 menjadi babak baru untuk PT Merpati Nusantara Airlines (Persero). Pasalnya, kelak pihak Pengadilan Niaga Surabaya akan menyimpulkan nasib maskapai pelat merah tersebut.

Pengadilan Niaga Surabaya akan menyimpulkan perkara nomor: 04/Pdt.SUs-PKPU/2018/PN.Niaga Surabaya. Keputusan itu antara diterima atau ditampik hasil PKPU Merpati.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *